Ohellow all my friends, selamat datang kembali di website aku. Kali ini aku akan membahas mengenai Tips cerdas menggunakan Credit Card (Kartu Kredit) dengan baik dan benar, agar terhindar dari jeratan Kartu Kredit. Kenapa saya membahas tentang ini, karena saya rasa ada banyak teman-teman diluar sana yang perlu tau soal ini.
Saya memiliki kartu kredit pertama kali di tahun 2014, saat itu saya merupakan mahasiswi pascasarjana di salah satu universitas negeri di Bandung. Lalu, bagaimana saya mendapatkan kartu kredit tersebut? Jadi saya ditawarin oleh pihak bank untuk apply kartu kredit di Bank M*****I sewaktu di Medan (sebelum berangkat ke Bandung) yang merupakan domisili saya. Lalu, saya memberikan semua dokumen yang diperlukan, lalu dalam waktu beberapa hari kemudian saya mendapatkan telepon dari pihak bank dan saya di interview mengenai dokumen-dokumen yang diberikan, akhirnya beberapa hari setelah interview via telepon tersebut, saya mendapatkan sms bahwa pengajuan kartu kredit saya diterima. Beberapa bulan setelah itu barulah saya mendapatkan kartu kredit pertama saya, dibulan September 2014. Mengingat kala itu saya juga pelajar, jadi saya tidak terlalu sering menggunakan kartu kredit bahkan hampir tidak pernah menggunakan kartu kredit. Bagaimana pelajar seperti saya bisa mendapatkan kartu kredit? Baiklah, jadi walaupun saya pelajar, ada usaha yang dikelola orang tua saya yang ada nama saya didalamnya.
Biasanya untuk belanja dan lain-lain saya memang lebih memilih menggunakan kartu debit saja. Selang waktu berlalu, akhirnya pada tahun 2016 saya apply penelitian saya ke International Conference di Singapore, dan peneltian saya diterima untuk di presentasikan di konferensi itu, bahasa kerennya proceeding. Jadi, kalo di kampus saya, syarat untuk sidang Thesis itu kita harus menerbitkan jurnal internasional atau nasional, dan boleh proceeding juga. Akhirnya saya, mama, dan kakak saya berangkat ke Singapore, first time jalan-jalan bertiga saja, biasanya selalu sama ayah dan keluarga besar ke luar negeri, perjalanan kali ini memang mandiri traveler banget, karena biasanya kalo mau keluar negeri selalu ada yang mempersiapkan keberangkatan kita, mulai dari tiket, hotel, dan jalan-jalannya, namun karena ini bisa dibilang mendadak jadi kita urus sendiri semuanya. Lalu, sampailah kita dihotel Sheraton Towers di Singapore lalu check in sendiri, disitu resepsionis minta uang deposit dan harus menggunakan kartu kredit dan thank God saya punya kartu kredit yang nyaris ga pernah dipake itu, FYI kartu kredit mama saat itu masi dalam proses pengurusan perpanjangan, kalo ga bakal bingung harus gimana, why? Untuk deposit hotel, mereka hanya menerima Kartu Kredit, tidak bisa menggunakan kartu debit atau cash. Jadi saat itu saya harus deposit sekitar 400 Dollar Singapore kalo dirupiahkan sekitar Rp.4.000.000,00. Saat itu saya rasa emang kartu kredit itu ada gunanya juga hahaha, jadi selama ini saya pikir kartu kredit itu sebenernya ga begitu penting.
Tidak hanya itu saja, poin atau reward sejenisnya juga bisa digunakan untuk upgrade tiket pesawat, lounge AirPort, diskon belanja, dan banyak Benefit yang kita bisa gunakan ketika kita mempergunakan kartu kredit dengan baik dan benar. Saya ga bilang wajib tapi saya rasa di jaman sekarang ini perlu di pertimbangkan kepemilikan dari kartu kredit itu sendiri.
Well, pada dasarnya buat kalian semua, saran saya kalo memang mau apply kartu kredit pastikan memang karena kalian rasa kalian memang perlu, dan apply sesuai kebutuhan kalian saja. kedua hal itu merupakan dasar jika kalian mau apply kartu kredit. Benar-benar cari tahu kelebihan dan kekurangan dari kartu kredit yang kalian apply, jangan asal pilih saja. Berikut adalah aturan atau Rules yang kalian harus PATUHI jika sudah punya atau baru berfikir untuk memiliki Kartu Kredit.
Pertama
Jangan pernah Tarik tunai di ATM menggunakan kartu kredit apapun alasannya. Mau dalam keadaan kepepet gimanapun jangan pernah tarik tunai menggunakan kartu kredit, karena percayalah bunga yang kalian bayarkan atas uang yang kalian tarik menggunakan kartu kredit itu tinggi. Oleh karena itu HINDARI untuk tarik tunai menggunakan kartu kredit. Sebagai contohnya, jika nasabah menarik tunai Rp.500.000,00 menggunakan kartu kredit mungkin nasabah hanya mengira biaya tarik tunai adalah Rp.20.000,00 atau 4%dari Rp.500.000,00. Namun ternyata, biaya tarik tunai yang dibebankan pada nasabah adalah 10% (wow). Pada prinsipnya, biaya tarik tunai tidak akan leih kecil dari pada Rp.50.000 dan maksimal 4%. Tidak sampai disitu, selain biaya tarik tunai, nasabah juga dikenakan bunga sebesar 2,95% per bulan atau 35,4% per tahun jika menunggak pada bulan berikutnya. Bisa kalian bayangkan berapa banyak bunga yang harus dibayarkan kepada bank terkait jika kamu tetep nekat untuk tarik tunai menggunakan kartu kredit. Please guys, jangan menyulitkan diri sendiri. Selain kalian sulit, kalian juga rugi juga dosa (ini urusan masing-masing dengan sang pencipta). Namun dalam zaman sekarang which is saya edit ini di tahun 2024 beberapa kartu kredit memberikan program dana tunai yang dapat dicairkan. Saya pengguna beberapa CC dan pernah mencoba dikarenakan mereka memberikan bunga 0% untuk 3 bulan dan untuk 6 sampai 36 kena bunganya juga kecil. Jika friends perlu dana darurat mungkin bisa dipergunakan tapi sekali lagi jangan pernah bayar minimum payment. Cobalah untuk full payment setiap bulan. Beberapa kartu kredit juga memiliki program pengambilan tunai dari ATM yang bunganya 0% tapi mungkin hanya nasabah terpilih yang dapat memanfaatkan itu. Namu zaman sekarang kartu kredit memberikan kemudahan pada penggunanya, maka pergunakanlah kartu kredit kamu dengan bijak.
Kedua
Jangan membayar tagihan kartu kredit dengan tagihan minimum. Tersedia fasilitas yang diberikan oleh penerbit kartu kredit yaitu pembayaran tagihan minimum pada kartu kredit, yang artinya adalah nasabah tidak harus membayar tagihan secara penuh, jadi nasabah bisa mencicil tagihan mereka hingga selesai. Namun, inilah yang akan menjadi masalah nantinya. Dalam membayar cicilan kartu kredit, nasabah akan dikenakan bunga. Jika kita membayar dengan jumlah minimum maka jangka waktu tagihan kalian lunas akan lama, sementara bunga terus terakumulasi dan bunga yang terbebankan juga akan merugikan kita sebagai nasabah.
Saran yang saya berikan adalah, baiknya bayarlah tagihan secara penuh, atau setidaknya 80% dari jumlah tagihan, menurut pihak bank, jika kita membayar tagihan minimum atau tidak membayar tagihan secara penuh maka kualitas kredit kita akan menurun, dan itu kurang baik untuk kualitas kartu kredit kalian. Usahakanlah, untuk membayar tagihan secara penuh, dengan mengatur keuangan kalian dengan baik. Dahulukan yang paling kalian butuhkan, dan yang kalian inginkan bisa menyusul nanti.
Ketiga
Hindari transaksi melebihi limit Kartu Kredit. Pada umumnya bank penerbit kartu kredit akan memberikan batas pinjaman atau limit pada kartu kredit setiap nasabah, kalo unlimited berarti nasabah tersebut pasti konglomerat atau horang kayah. Jadi, limit tersebut akan disesuaikan dengan pendapatan si nasabah setiap bulannya. Contohnya, limit kartu kredit nasabah A sebesar Rp.10 Juta, makan jangan sampai penggunaan dari kartu kredit nya diatas Rp. 10 Juta, atau diatas nominal dari limit yang diberikan pihak bank. Ini sangat penting untuk diperhatikan karena kita akan terkena denda untuk over limit kartu kredit. Oleh karena itu, jangan sembarangan menggunakan kartu kredit kalian. Tetap buat catatan pengelaruan kalian, jika sudah mendekati limit kartu kredit kalian, STOP gunakan kartu kredit kalian, bila perlu bekukan dengan es lalu masukkan kedalam kulkas. Jangan kebeblasan. Ingat! bijkasanalah
Keempat
Bayarlah cicilan lebih cepat dari tanggal jatuh tempo. Salah satu membengkaknya utang kartu kredit adalah pembayaran yang lewat jatuh tempo. Jangan sampai ini terjadi pada kalian. Kalau gaji sudah ditangan dahulukanlah untuk membaar tagihan kartu kredit kalian sebelum menggunakannya untuk kebutuhan lainnya. Ingat! Bertanggung jawablah atas sesuatu dan jangan menggampangkan semua hal, karena ini biasanya awal dari segala petaka (wah serem ya). Tapi, trust me, jangan menunda-nunda untuk membayar tagihan kartu kredit kalian. Hal ini sangat penting agar kamu terhindar dari denda, dimana besaran denda yang dibebankan ke kalian berdasarkan aturan Bank Indonesia mencapai Rp.150.000,00. Saat ini pembayaran kartu kredit bisa dilakukan melalui e-banking dan banyak cara efektif lainnya. Butuh kedisiplinan dan konsistensi dari kalian dalam meggunakan kartu kredit.
Kelima
Gunakan kartu kredit sesuai jumlah pendapatan perbulan atau kurang dari itu. Kalian para nasabah kartu kredit harus benar-benar teliti dalam menggunakan kartu kredit. Catat dan hitung pengeluaran menggunakan kartu kredit dan jangan sampai kalian Khilaf, jangan sampai kebablasan. Ingat! Gunakan kartu kredit hanya karena sangat diperlukan, jika tidak cari opsi lain. Jangan sembarangan jika kalian ingin bertransaksi dengan kartu kredit. Bijaksana lah dalam menggunakan kartu kredit dan hindari bunga. Seperti yang sudah saya paparkan bunga dari kartu kredit bisa dihindari jika kalian membayarkan tagihan secara penuh.
Baiklah, itulah 5 rules atau aturan yang harus banget kalian patuhi. Jika kalian mengikuti aturan dan rules yang saya berikan niscaya kalian akan terbebas dari jeratan tunggakan kredit yang menumpuk. Sebenarnya jika kita bijaksana saja dalam menggunakan kartu kredit maka ada banyak faedah yang kita dapatkan, hindari bunga dengan mengikuti aturan-aturan diatas. Disini kita perlu mengontrol diri agar tidak kebablasan dalam menggunakan kartu kredit kita. Satu hal lagi, kita perlu berhati-hati dalam melakukan transaksi on-line yang menggunakan Kartu Kredit, pastikan website atau platform kalian ber-transaksi online aman. Karena saya memiliki pengalaman terkena scamming juga. Mungkin akan saya bahas di blog saya selanjutnya. Pokoknya, semoga tulisan ini bermanfaat buat kalian semua, apalagi buat kamu yang baru berfikir untuk apply kartu kredit atau buat kalian yang baru punya kartu kredit.
