Jalan-Jalan ke Sydney, Australia

Opera House Sydney

Alouha teman-teman semua, kali ini gue ingin menceritakan cerita jalan jalan gue dan keluarga ke Sydney, Australia. Jadi tujuan kita ke Sydney adalah ingin menghadiri wisuda adik laki-laki gue. Adik laki-laki gue ini sudah 3 tahun lebih menempuh pendidikan Strata-1 nya di salah satu Universitas Terbaik di Sydney yaitu Macquaire University Sydney. Dia mengambil jurusan Komunikasi Internasional dan akhirnya diakhir tahun 2018 dia berhasil menyelesaikan pendidikanya, dan akan diwisuda dibulan April 2019. Automatically kita sekeluarga mempersiapkan kepergian kita ke Syndey dong ya dan kita semua super excited. Untuk pengurusan visa tidak sulit, kebetulan memang sudah ada yang mengurus semua keberangkatan kita, yang perlu disiapkan adalah dokumen-dokumen penting untuk diserahkan kepada pihak imigrasi seperti ketika jalan-jalan keluar negeri pada umumnya. Hanya saja, ketika visa gue selesai, terjadi sedikit kesalahan pengetikan nama, dan harus segera diganti tapi alhamdulilah semua nya berjalan lancar dan akhirnya selesai. Pengurusan visanya juga tidak lama, dari pemberian dokumen sampai akhirnya visa kita semua selesai, kurang lebih 2 minggu.

Kita berangkat menuju Sydney tanggal 15 April 2019 karena adik gue akan diwisuda tanggal 17 April 2019. Penerbangan yang kita tempuh dari Jakarta ke Sydney memakan waktu hingga 7 jam, hari itu kita berangkat dengan maskapai Qantas Airways, berangkat dari bandar udara Soekarno-Hatta di terminal 3 tanggal 15 April 2019 pukul 8 malam waktu Indonesia dan sampai di Kingsford Smith Sydney tanggal 16 April pukul 6 pagi waktu Sydney, terdapat perbedaan 3 jam antara Jakarta dan Sydney. Setelah sampai di bandar udara Kingsford Smith di Sydney, ambil bagasi lalu kita langsung menuju hotel kita yaitu hotel Pullman Sydney Hyde Park, hotelnya lumayan okay, pelayanan juga okay, dan ya Australian are friendly, asli mereka semua ramah ramah banget. Waktu Check in hotel pun seharusnya pukul 2 siang, namun karena kamar nya sudah available jadi kita sudah bisa langsung masuk kuranng lebih pukul 8.30 pagi. Karena cukup lelah kita semua tertidur hingga pukul 12 siang. Setelah bangun tidur, kita pergi untuk cari makan siang di daerah Town Hall. By the way, hotel ini sepertinya hotel lama, sebelumnya lihat review di internet bagus dan ratingnya okay, hanya saja kita mengalami hal-hal agak mistis gitu hahaha, jadi waktu malem-malem adik gue mandi, lampu kamar mandi di kamarnya tuh mati sendiri, padahal di kamar mandi ga ada sensonya gitu, dan gue juga mengalami hal yang sama dikamar gue. Terus, tengah malem nya gue kebangun karena haus, mama juga kebangun karena haus juga, dan tiba-tiba tivi dikamar kita hidup sendiri mwehehe, padahal remote tivi nya diatas meja deket sofa gede, jadi kalau kepencet rasanya ga mungkin, cuma kita ga takut takut banget karena ga sendiri kali ya hahaha, tapi over all okay lah.

Banyak pilihan makanan di Town Hall, namun memang dasar kita Indonesian yah, jadi di Negara orang pun nyari makanan khas Indonesia juga hahaha 😀 jadi kita memutuskan untuk makan di restoran Indonesia yang nama restaurantnya adalah Shalom, don’t worry makanan disini semuanya Halal koq shay. Makananya bener bener Indonesia banget rasanya, hari itu aku pesan Iga Bakar pake sambel, dan rasanya nih ya aku sampe lupa kalo lagi di Sydney hahahaha :D.

Pullman Sydney Hyde Park
“Shalom” Indonesian Restaurant

Selesai makan, kita melanjutkan perjalanan ke Darling Harbour yang terkenal di Australia. Jadi Darling Harbour ini merupakan daerah rekreasi pejalan kaki yang berada di Sydney Central Bussiness District di Australia, disini juga terdapat Mall yang bernama Harbourside Shopping Center, disini banyak tempat makan atau tempat nongki-nongki cantik, store-store baju, ada juga tempat jual oleh-oleh, ya sama seperti mall pada umumnya di Indonesia sih, tapi mall-mall di Indonesia sepertinya masi lebih WOW mwehehe…Oia disini terdapat juga Australian National Maritime Museum. Biasanya di daerah sini ada pertunjukan seperti magic show gitu, dan rame yang nonton, terus banyak yang jogging juga sepedaan. Berhubung uda sore dan kita capek beut akhirnya kita memutuskan untuk beli makanan di Town Hall, di salah satu restaurant Turki kali ini, kita pesen pizza, kebab dan kentang goreng dan semuanya di take away buat makan dihotel saking capenya mwehehe…FYI nyari makanan halal di Sydney ga sulit koq. Pokoknya di Sydney itu kalo makanan Malaysia, Indonesia, Turki, dan Arab uda pasti halal shay, so jangan takut gaes. Sesampainya di hotel kita makan, bersih-bersih, dan langsung istirahat, karena hari wisuda adik eyke akan dilaksanakan besok, so ya kita mempersiapkan hari esok dengan maksimal, mau wisudaan loh ya, yang mau wisuda siapa yang heboh kesenengan malah gue hahaha 😀

Darling Harbour Sydney, Australia
Darling Harbour Sydney, Australia
Pizza ala Turki (yang lain lupa kepoto) hehe

Hari kedua di Sydney, dan hari wisudaan adik gue juga akan diselenggarakan siang ini pukul 2 siang waktu Sydney. Kita semua uda siapin baju dari Indonesia untuk hari besarnya dia ehem, kebetulan eyke pake kebaya pink pink manjaaahh, pengen nunjukin Indonesianya gitu deh, mama pake kebaya putih pink, kakak gue pake dress tapi bahan kainnya kaya kebaya gitu warna pink, adik eyke pake kemeja pink, jas biru dan celana bahan warna biru, pokonya hari itu ganteng maksimal lah dia, biasanya ganteng ganteng srigala, hahaha maksudnya ganteng ganteng jambu lah,  pokoknya kita pinky family banget deh. Jadi karena pakaian kita mungkin rada jreng dan heboh, pas di lift kita ditanyain sama salah satu tamu hotel disitu, dia bilang “is there something special today?” terus aku jawab “today is his (my brother’s) graduation day” gueh loh guys yang jawab saking excited nya, terus adik eyke nyambung bilang “Yes, Finally I did it” terus ya ibu bule itu langsung congratulate him la ye kan, pokoknya Australian ramah deh. Singkat cerita sampelah kita ke kampusnya dan dia diwisuda. Sumpah liat dia diwisuda rasanya bangga banget ama dia, terhura loh eyke woy, ya emang eyke rada lebay sih kalo soal gitu gitu. Buat gue achievement dan pencapaian itu momen haru bahagia gitu, kalian gitu juga ga? engga ya? Hahaha :D.

My Brother and I (di blur karena permintaan yang bersangkutan)

Setelah selesai semuanya, kita makan malam di salah satu restoran di mall dekat kampusnya, jadi Mall ini kaya Jatinangor Town Square nya Universtas Padjajaran, anak UNPAD pasti relate lah sama maksud gue. Kita makan di restoran Malaysia yang lagi lagi sebenernya ada di Indonesia hahaha :D, nama restorannya “Pappa Rich” aku pesen mie goreng kala itu. Setelah kenyang, akhirnya kami kembali ke hotel dan istirahat.

Mie Goreng “Pappa Rich”

Next day, kita ke Luna Park, terus foto-foto di taman yang viewnya itu Opera House Sydney yang letak nya juga dibawah Jembatan Sydney Harbour, nih foto-fotonya. Jadi, Luna Park itu sama kaya dufan nya kita di Jakarta, kalo uda tua tua macem gini rasanya agak cemana gitu, tapi ya buat pengelaman aja why not kan yes. Selesai dari Luna Park dan foto-foto kami sekeluarga melanjutkan perjalanan ke Cockatoo Island menaiki kapal ferry dari Circular Quay karena harus nyebrang pulau. Cockatoo Island itu merupakan sebuah situs warisan dunia UNESCO, jadi jaman dulu, tempat ini merupakan lokasi industri perkapalan, yaitu perbaikan kapal-kapal  pada saat Perang Dunia ke II. Tempat ini bagus buat foto-foto dan disini juga tersedia penginapan, bisa camping juga kayanya, Cuma karena lokasi nya ga deket mall atau kota juga SEPI jadi aga serem kalo mau nginep disini, tapi kalo temen-temen traveler mau nyobain sok manga atuh…siapa tau pengen merasakan tantangan baru kan ya.

Luna Park, Sydney
Sydney Harbour Bridge
Taman dibawah Sydney Harbour Bridge
Cockatoo Island
Cockatoo Island 2

Esok harinya, kami sekeluarga check-out dari hotel Pullman Sydney Hyde Park, karena kita memang mau pindah ke apartement yang dekat dengan airport didaerah Mascot NSW. Setelah check-out kita foto-foto di Anzac Memorial Park, jadi Anzac Memorial Park letaknya dekat dengan Hotel Pullman. Anzac Memorial ini adalah peringatan perang, museum, dan monument yang terdaftar sebagai warisan yang terletak di Hyde Park dekat Liverpoll Street. Selesai dari Anzac Memorial Park kami melanjutkan perjalanan ke Manly Beach, disini kami hanya liat pantai dan ga sama sekali tertarik untuk main air di pantai, why? Karena takut item, aduh perempewi kali la ya kan, soalnya April di Sydney itu musim panas tapi udara nya dingin, kaya di Malang, uda pernah ke Malang? Belom ya? Kasian ya hahaha becanda gengs, pokoknya udara nya 11 12 Malang kalo mengunjungi Sydney di bulan April, saran eyke ke Sydney bulan Juni sampai Agustus deh soalnya lebih adem kaya kalo kalian liat akyu hahaha, gih…kumpulin duit dulu.

Anzac Memorial Park
Manly Beach
Manly Beach

Setelah tepoto tralala trilili, kita langsung cus ke Opera House Sydney, Landmark Australia banget kan ya? Rasanya kalo ke Ausie ga ke Opera House Sydney belom bener-bener ke Ausie. Jadi gedung ini tuh, merupakan tempat untuk berbagai pertunjukan teater, balet, dan berbagai seni lainnya, ya namanya juga Opera House ye khaannn. Kalo menurut aisyah ni ya, mirip mirip Keong Mas nya Taman Mini Jakarta sih, kaya kakak adek gitu lah pokoknya. Setelah dari Opera House Sydney kita kembali ke apartement untuk beristirahat.

Opera House Sydney

Hari berikutnya, kami mengunjungi taman di daerah St. James, jadi di taman itu terdapat Archibald Fountain, jadi Archibald Fountain merupakan air mancur memorial J.F. Archibald di Hyde Park di daerah St.James. Nama J.F Archibald ini diambil untuk nama air mancur tersebut karena beliau merupakan pemilik dan editor majalah The Bulletin, yang mewariskan dana untuk membangun fountain tersebut. Di dekat taman juga terdapat St.Mary Chatedral Church, Church nya bagus banget loh, pokoknya cucok guys.

Archibald Fountain
St.Mary Chatedral Church

Kami lalu melanjutkan perjalanan ke Queen Victoria Building, jadi dulu bangunan ini merupakan tempat beristirahat nya Queen Victoria dan sekarang ini menjadi Mall. Asli ni ya, jiwa jiwa halu ini langsung mengkhayal jadi Queen terus punya tempat istirahat sendiri. Pas masuk ni, aura aura mevvaah nya uda berasa guys, jadi ku punya impian untuk buka Mall kaya gini di Indonesia, bukan sok mantab la aku ya kan, Cuma memang aisyah ni suka aja arsitektur ala ala yurop (Europe), classic, elegant, dan luxury. Dalam mall Queen Victoria Building ini banyak branded store shay, dan diskonnya gede gede kala itu, karena mungkin kemaren lagi Paskah kan, jadi crowded banget.

Queen Victoria Building
Queen Victoria Building
Queen Victoria Building

Selanjutnya, kita jalan-jalan sore ke The Rocks. The Rocks merupakan lingkungan di sepanjang jalan bersejarah dibawah bayangan Jembatan Sydney, jadi di kanan kiri jalan itu banyak terdapat store baju, dan terdapat pub tertua di kota ini, jadi dari luar tuh suara-suara ribut dari pub itu terdengar menggelegar shay, cuma ya ga masuk pub itu la ya kan aku woy, kena siram air panas aku nanti sama kakak aku hahaha. Jadi kami Cuma beli Starbucks ga jauh dari Pub itu, dan didaerah ini juga terdapat restoran-restoran mewah, sepertinya daerah ini daerah mevvah lah, Dior Store juga ada didaerah situ, paham la ya kan wee maksud aku. Selain itu ada Museum Seni Kontemporer yang menawarkan pameran local dan internasional. Karena hari kian malam, dan kami juga kian lelah akhirnya kami kembali ke apartment untuk beristirahat.

The Rocks, Sydney
Starbucks

Mendekati hari terakhir di Sydney, da bingung ni kami mau kemana, tadinya kami mau ke Blue Mountain, tapi adik gue bilang, enaknya kesana kalo musim dingin, jadi batal lah kami kesana, akhirnya kami ke emol Central Park Sydney, Cuma ya itu tadi masi lebih UWOW mall di Indonesia sih menurut eyke, terus kita juga liat-liat kampus UTS karena emang sejalan sama mall nya. Selebihnya ya jalan jalan daerah Central Park aja. Setelah itu kami ke Darling Harbour lagi beli oleh-oleh ala Australia di Harbourside Shoping Center. Pilihan oleh-olehnya seperti kaos, gantugan kunci koala, tas-tas gambar Kangaroo, coklat khas Sydney dan lain lain. Setelah selesai beli oleh-oleh akhirnya kami kembali ke apartement untuk beristirahat dan packing cantik karena besok kami sekeluarga kembali ke Indonesia Raya tercintah

Central Park Mall

Ga berasa, akhirnya jalan-jalan di Sydney akan usai. Senin, 22 April siang ini kami akan berangkat kembali menuju tanah air. Penerbangan kali ini kita juga menggunakan maskapai Qantas Airways. Karena penerbangan kita pukul 1.45 siang waktu Sydney jadi ga terlalu terburu-buru banget. Selesai semua siap-siap kita berangkat menuju Kingsford Smith International Airport, karena jarak antara Airport dan apartement nya kita deket jadi kita sampe nya kecepetan, kita nyampe sekitar jam 10.30 pagi dan sempet makan juga di Airport, kita makan disalah satu restoran Thailand, makanannya enak dan halal guys. Gue pesen Nasi Goreng dan Ikan dori saus Thailand dan enak beut guys, jujur lah ini, pokoknya harus coba deh. Setelah kelar makan, kita Check-in di counter, drop bagasi, terus ga lupa pula kami shopping di Duty Free kan, jajan Parfum dan kebetulan lebih murah jauh jadi sayang kalo ga dibeli, jadi dibeli lah hahaha. Singkat cerita akhirnya sampai lah kami ke Indonesia tercintah dengan selamat. Kita sampai ke tanah air sekitar pukul 6.40 malam waktu Indonesia, dengan demikian berakhirlah liburan eyke dan keluarga di Sydney, Australia.

Nasi Goreng Ikan Dori Saus Thailand
Kingsford Smith International Airport

Terakhir, kalo temen-temen mau tanya tanya silahkan leave comment atau langsung kirim email ke gue aja yah, misalnya mau nanya soal biaya-biaya yang di keluarkan yang sifatnya private dan relatif boleh, bakal aku jawab sejujur-jujurnya, yang mau nanya Relationship Status juga boleh hahaha becanda. By the way, versi Video jalan-jalan ke Australia udah gue upload di youtube channel gue, jangan lupa nonton, like dan subscribe ya teman-teman. Makasih banyak uda baca cerita jalan-jalan aku ke Sydney ya guys. Jangan lupa untuk share cerita aku yah.

(Youtube Channel : Ra and Family)

3 thoughts on “Jalan-Jalan ke Sydney, Australia”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top